Wednesday, February 10, 2010
Thursday, February 04, 2010
bukan bulan kasih sayang
hmmm semakinn jarang isi blog ini...
aku mulai pkl di apotek ni..hehe selama bulan februari ini...
hmmm...banyak belajaar...ternyata kerja itu capeek...nunggu pasien itu capeek....cari obat yang sesuai dengan keinginan mereka trus selalu ramah di pelayanan..yah 2 hari ini emang aku jaga didepan..didampingi apotekernya tentu aja...
ni aku nyuri2 waktu sebelum ngerjain take homenya metopen...
hmmm...
ni bulan februari yah?banyak yang bilang bulan cinta bulan kasi sayang..yah watever laa...aku selalu merayakannya setiap bulan... =p
awal bulan..aku ambil keputusan..ternyata sakit...tapi ini yang terbaik...
banyak diajarkan kemandirian dan segala sesuatu ttg IT...
semoga kedepannya aku tetap bisa menganggapnya abang..hmmm..
ini bisa jadi awal dari segalanya..aku ingin hidupku yang baru..walau pasti ada orang lama yang selalu menyertai...
semakin dewasa..semakin mandiri dan semakin mengerti apa yang menjadi prioritas dan ksenangan sesaat...
aku mulai pkl di apotek ni..hehe selama bulan februari ini...
hmmm...banyak belajaar...ternyata kerja itu capeek...nunggu pasien itu capeek....cari obat yang sesuai dengan keinginan mereka trus selalu ramah di pelayanan..yah 2 hari ini emang aku jaga didepan..didampingi apotekernya tentu aja...
ni aku nyuri2 waktu sebelum ngerjain take homenya metopen...
hmmm...
ni bulan februari yah?banyak yang bilang bulan cinta bulan kasi sayang..yah watever laa...aku selalu merayakannya setiap bulan... =p
awal bulan..aku ambil keputusan..ternyata sakit...tapi ini yang terbaik...
banyak diajarkan kemandirian dan segala sesuatu ttg IT...
semoga kedepannya aku tetap bisa menganggapnya abang..hmmm..
ini bisa jadi awal dari segalanya..aku ingin hidupku yang baru..walau pasti ada orang lama yang selalu menyertai...
semakin dewasa..semakin mandiri dan semakin mengerti apa yang menjadi prioritas dan ksenangan sesaat...
Saturday, December 19, 2009
nikmatnya masalah
subhanallaah
tia percaya...
masalah-masalah itu akan menjadi hikmah..
masalah-masalah itu akan menjadikan t dewasa
masalah-masalah itu akan membawa t semakin tau siapa diri t
karnanya...
t menikmati ini...menikmati proses ini...
tia percaya...
masalah-masalah itu akan menjadi hikmah..
masalah-masalah itu akan menjadikan t dewasa
masalah-masalah itu akan membawa t semakin tau siapa diri t
karnanya...
t menikmati ini...menikmati proses ini...
Wednesday, December 16, 2009
akhir cerita
hi kau..yang hampir 7 tahun menemaniku...
yang dari awal pernah bahkan selalu menghiasi blogku...
sudah ku trima bingkisan itu..
sudah aku buka...
ini akhir cerita kamu di blog aku...
seorang tia yang lemah ini tak pernah bermaksud seperti apa yang kamu tulis...
memang yang t rasa..roda itu berputar dan t gag pernah meminta apa yang telah buat t jatuh dulu...*ya Allah..pernahkah hambaMu berdoa seperti itu?*
sakit rasanya melihat dan memegang segala macam di *peti* hitam itu..
seakan t yang harus mengubur smuanya...
seakan kamu tidak menghargai smua pemberian dari seorang
mungkin cara itu yang kamu ambil seperti aku mengambil caraku atas masalah ini..
akhir cerita ini..
sudah aku tutp..dan aku minta maaf pada keluarga itu..Ibu, bapak dan mbak2 smua..tak pernah bermaksud apa yang seperti dy sepelekan..kekawatiran dan noda itu ternyata tak bisa hilang..memang aku yang tak pantas ada ditengah keluarga itu karna aku tak bisa menjalankan kultur adat yang luar biasa indah..
hai kamu...aku sangat yakin kamu akan baik2 saja..banyak hal yang memang aku pertimbangkan...doa terbaik tetap untuk kamu..sahabat dan saudaraku..
yang dari awal pernah bahkan selalu menghiasi blogku...
sudah ku trima bingkisan itu..
sudah aku buka...
ini akhir cerita kamu di blog aku...
seorang tia yang lemah ini tak pernah bermaksud seperti apa yang kamu tulis...
memang yang t rasa..roda itu berputar dan t gag pernah meminta apa yang telah buat t jatuh dulu...*ya Allah..pernahkah hambaMu berdoa seperti itu?*
sakit rasanya melihat dan memegang segala macam di *peti* hitam itu..
seakan t yang harus mengubur smuanya...
seakan kamu tidak menghargai smua pemberian dari seorang
mungkin cara itu yang kamu ambil seperti aku mengambil caraku atas masalah ini..
akhir cerita ini..
sudah aku tutp..dan aku minta maaf pada keluarga itu..Ibu, bapak dan mbak2 smua..tak pernah bermaksud apa yang seperti dy sepelekan..kekawatiran dan noda itu ternyata tak bisa hilang..memang aku yang tak pantas ada ditengah keluarga itu karna aku tak bisa menjalankan kultur adat yang luar biasa indah..
hai kamu...aku sangat yakin kamu akan baik2 saja..banyak hal yang memang aku pertimbangkan...doa terbaik tetap untuk kamu..sahabat dan saudaraku..
Sunday, November 29, 2009
KEKASIHKU PENYIKSAKU *mario teguh*
Jika memedihkan, pasti itu bukan cinta.
Cinta adalah kekuatan yang membangun, sehingga jika ada rasa sakit dalam penyesuaian dua jiwa yang tadinya sendiri dan mandiri, itu adalah rasa yang menjanjikan kebersamaan yang lebih indah.
Sehingga jika kepedihan itu bukan untuk menjadikan kebersamaan Anda lebih bernilai, pasti itu bukan cinta.
Kasih sayang tidak pernah menyiksa.
Tetapi cara-cara yang salah dalam mengasihi, adalah sumber dari penyiksaan terbesar dalam keluarga.
Apakah yang akan dilakukan oleh anak Anda yang berusia 11 bulan, jika Anda berikan kepadanya anak ayam yang baru menetas?
Dia akan memegang anak ayam itu dengan sangat erat
karena kegembiraan dan ketakutan akan kehilangan mainan barunya.
Dan eratnya genggaman sang bayi akan menyiksa dan
akhirnya mematikan anak ayam yang disayanginya itu.
Maka,
Janganlah kekhawatiran Anda tentang yang Anda sayangi, menyiksa yang Anda sayangi.
Bagaimana dengan pasangan yang berkhianat?
Pasangan yang tidak setia, berkhianat, atau penuh tipuan – bukanlah penyiksa, dia adalah orang tidak baik yang kebetulan kita sayangi.
Sehingga sebetulnya kita telah salah memilih orang untuk disayangi.
Itu sebabnya, pilihlah calon pasangan Anda dengan sangat teliti, dan sandarkanlah semua penilaian Anda kepada kebaikan dan permohonan bagi kehidupan yang mulia dari Tuhan Yang Maha Pengasih.
Jika penyiksaan itu terjadi dalam kebersamaan Anda, bekerja-keraslah untuk menjadikan diri Anda kekasih yang tidak pantas diperlakukan dengan tidak hormat.
Ingatlah bahwa pada akhirnya setiap jiwa hanya bertanggung-jawab bagi dirinya sendiri, dan bahwa Anda memiliki hak yang sama dengan siapa pun – untuk berbahagia.
Orang yang bisa mengkhianati istrinya atau suaminya, memiliki kemampuan untuk mengkhianati siapa pun.
Maka berhati-hatilah dalam pergaulan dengan orang-orang yang tidak menghormati dan menyayangi pasangan hidupnya.
Jangan menyiksa pasangan Anda dengan tayangan ulang kesalahan masa lalunya.
Kita semua menjadi pribadi yang lebih baik hari ini, karena pelajaran yang kita unduh dari masa lalu kita.
Janganlah menjadikan diri kita hanya sesuai untuk hidup di masa lalu pasangan kita,
dan membiarkan pribadi lain untuk menjadi pengganti (kita) yang lebih menarik,
karena dia lebih tertarik kepada kebesaran masa depan yang bisa dicapai oleh pasangan kita.
Bangunlah ketertarikan dan kesungguhan untuk membangun kebesaran masa depan Anda berdua.
Dan jika Anda harus marah, ingatlah ini.
Anda tidak akan dirugikan terlalu banyak oleh kemarahan Anda, tetapi Anda akan pasti sangat dirugikan oleh dampak dari kemarahan yang tidak Anda kendalikan.
Kemarahan adalah reaksi wajar yang bisa terjadi kepada kita, tetapi reaksi mental seperti itu tidaklah berbahaya bagi siapa pun, sampai Anda menggunakannya untuk bereaksi dengan cara yang merendahkan diri sendiri dan melukai orang lain.
Berhati-hatilah, karena:
bisa saja perlakuan kepada kita itu dirasakan benar oleh orang lain, karena kita memberikan cukup alasan bagi perlakuan seperti itu kepada diri kita;
atau bisa saja pengertian kita yang tidak tepat, sehingga apa pun reaksi kita – akan menjadi reaksi yang salah;
atau bukankah kita diharapkan bereaksi dengan cara-cara yang digunakan oleh pribadi anggun yang mapan pendapatnya mengenai dirinya sendiri?
Maka berhati-hatilah dalam bersikap, berbicara, dan bertindak dalam perasaan marah.
Anda tetap bisa merasa marah, dan berlaku sebagai pribadi yang anggun.
Bangunlah sebuah keluarga yang cantik, yang damai, yang penuh kegembiraan, dan yang penuh kesyukuran kepada Tuhan Yang Maha Memuliakan.
Ingatlah, bahwa
Tujuan dari semua keberhasilan
adalah pulang ke rumah dengan perasaan damai.
Apakah yang sebetulnya kita harap
untuk dicapai
dengan upaya berkelanjutan dan tanpa letih
untuk menemukan kesalahan satu sama lain,
dan menggunakan semua muslihat untuk membuktikan
bahwa pasangan kita salah?
Apakah kita membutuhkan kemarahan
dan kebencian sebagai jalan untuk
mencapai kehidupan yang baik dan berbahagia?
Mengapakah kita tidak memilih
suasana yang damai,
pengertian yang menerima dan memaafkan,
ketulusan yang memesrakan,
dan kepolosan yang menggembirakan satu sama lain?
Mengapakah demikian penting bagi kita
untuk merasa benar
di atas kesalahan kekasih hati kita?
Jika kita saling mengasihi,
mengapakah kita mengupayakan
kepuasan dari penyiksaan hatinya?
Mengapakah kita tidak saling mengupayakan kegembiraan bagi satu sama lain?
Mengapakah kita tidak melihat bahwa kesedihan hati kekasih kita
adalah pencacatan kehidupan kita sendiri?
Mengapakah penting bagi kita untuk merasa menang dalam keluarga yang pasangannya terkalahkan dan terkecilkan?
Marilah kita lebih berkasih sayang.
Bahagiakanlah kekasih Anda,
karena itu adalah cara terdekat untuk membahagiakan diri Anda sendiri.
Indahkanlah kecintaan Anda kepada keluarga,
karena cara terdekat untuk memperbaiki rezeki
adalah meningkatkan kualitas kasih sayang dalam keluarga.
Berlakulah lebih damai,
lalu perhatikan apa yang terjadi.
...........
Sahabat saya yang berbakat menyayangi,
Bangunlah persahabatan dengan setiap jiwa di keluarga Anda.
Sebuah kebersamaan yang tidak dibangun di atas sebuah persahabatan, akan menjadi sebuah istana pasir yang menunggu air pasang naik.
Ingatlah bahwa,
Bukan tidak cukupnya kasih sayang,
yang membuat sebuah kebersamaan itu tidak membahagiakan,
tetapi tidak cukupnya persahabatan.
*mario teguh*
berjanjilah untuk selalu jujur... =)
Cinta adalah kekuatan yang membangun, sehingga jika ada rasa sakit dalam penyesuaian dua jiwa yang tadinya sendiri dan mandiri, itu adalah rasa yang menjanjikan kebersamaan yang lebih indah.
Sehingga jika kepedihan itu bukan untuk menjadikan kebersamaan Anda lebih bernilai, pasti itu bukan cinta.
Kasih sayang tidak pernah menyiksa.
Tetapi cara-cara yang salah dalam mengasihi, adalah sumber dari penyiksaan terbesar dalam keluarga.
Apakah yang akan dilakukan oleh anak Anda yang berusia 11 bulan, jika Anda berikan kepadanya anak ayam yang baru menetas?
Dia akan memegang anak ayam itu dengan sangat erat
karena kegembiraan dan ketakutan akan kehilangan mainan barunya.
Dan eratnya genggaman sang bayi akan menyiksa dan
akhirnya mematikan anak ayam yang disayanginya itu.
Maka,
Janganlah kekhawatiran Anda tentang yang Anda sayangi, menyiksa yang Anda sayangi.
Bagaimana dengan pasangan yang berkhianat?
Pasangan yang tidak setia, berkhianat, atau penuh tipuan – bukanlah penyiksa, dia adalah orang tidak baik yang kebetulan kita sayangi.
Sehingga sebetulnya kita telah salah memilih orang untuk disayangi.
Itu sebabnya, pilihlah calon pasangan Anda dengan sangat teliti, dan sandarkanlah semua penilaian Anda kepada kebaikan dan permohonan bagi kehidupan yang mulia dari Tuhan Yang Maha Pengasih.
Jika penyiksaan itu terjadi dalam kebersamaan Anda, bekerja-keraslah untuk menjadikan diri Anda kekasih yang tidak pantas diperlakukan dengan tidak hormat.
Ingatlah bahwa pada akhirnya setiap jiwa hanya bertanggung-jawab bagi dirinya sendiri, dan bahwa Anda memiliki hak yang sama dengan siapa pun – untuk berbahagia.
Orang yang bisa mengkhianati istrinya atau suaminya, memiliki kemampuan untuk mengkhianati siapa pun.
Maka berhati-hatilah dalam pergaulan dengan orang-orang yang tidak menghormati dan menyayangi pasangan hidupnya.
Jangan menyiksa pasangan Anda dengan tayangan ulang kesalahan masa lalunya.
Kita semua menjadi pribadi yang lebih baik hari ini, karena pelajaran yang kita unduh dari masa lalu kita.
Janganlah menjadikan diri kita hanya sesuai untuk hidup di masa lalu pasangan kita,
dan membiarkan pribadi lain untuk menjadi pengganti (kita) yang lebih menarik,
karena dia lebih tertarik kepada kebesaran masa depan yang bisa dicapai oleh pasangan kita.
Bangunlah ketertarikan dan kesungguhan untuk membangun kebesaran masa depan Anda berdua.
Dan jika Anda harus marah, ingatlah ini.
Anda tidak akan dirugikan terlalu banyak oleh kemarahan Anda, tetapi Anda akan pasti sangat dirugikan oleh dampak dari kemarahan yang tidak Anda kendalikan.
Kemarahan adalah reaksi wajar yang bisa terjadi kepada kita, tetapi reaksi mental seperti itu tidaklah berbahaya bagi siapa pun, sampai Anda menggunakannya untuk bereaksi dengan cara yang merendahkan diri sendiri dan melukai orang lain.
Berhati-hatilah, karena:
bisa saja perlakuan kepada kita itu dirasakan benar oleh orang lain, karena kita memberikan cukup alasan bagi perlakuan seperti itu kepada diri kita;
atau bisa saja pengertian kita yang tidak tepat, sehingga apa pun reaksi kita – akan menjadi reaksi yang salah;
atau bukankah kita diharapkan bereaksi dengan cara-cara yang digunakan oleh pribadi anggun yang mapan pendapatnya mengenai dirinya sendiri?
Maka berhati-hatilah dalam bersikap, berbicara, dan bertindak dalam perasaan marah.
Anda tetap bisa merasa marah, dan berlaku sebagai pribadi yang anggun.
Bangunlah sebuah keluarga yang cantik, yang damai, yang penuh kegembiraan, dan yang penuh kesyukuran kepada Tuhan Yang Maha Memuliakan.
Ingatlah, bahwa
Tujuan dari semua keberhasilan
adalah pulang ke rumah dengan perasaan damai.
Apakah yang sebetulnya kita harap
untuk dicapai
dengan upaya berkelanjutan dan tanpa letih
untuk menemukan kesalahan satu sama lain,
dan menggunakan semua muslihat untuk membuktikan
bahwa pasangan kita salah?
Apakah kita membutuhkan kemarahan
dan kebencian sebagai jalan untuk
mencapai kehidupan yang baik dan berbahagia?
Mengapakah kita tidak memilih
suasana yang damai,
pengertian yang menerima dan memaafkan,
ketulusan yang memesrakan,
dan kepolosan yang menggembirakan satu sama lain?
Mengapakah demikian penting bagi kita
untuk merasa benar
di atas kesalahan kekasih hati kita?
Jika kita saling mengasihi,
mengapakah kita mengupayakan
kepuasan dari penyiksaan hatinya?
Mengapakah kita tidak saling mengupayakan kegembiraan bagi satu sama lain?
Mengapakah kita tidak melihat bahwa kesedihan hati kekasih kita
adalah pencacatan kehidupan kita sendiri?
Mengapakah penting bagi kita untuk merasa menang dalam keluarga yang pasangannya terkalahkan dan terkecilkan?
Marilah kita lebih berkasih sayang.
Bahagiakanlah kekasih Anda,
karena itu adalah cara terdekat untuk membahagiakan diri Anda sendiri.
Indahkanlah kecintaan Anda kepada keluarga,
karena cara terdekat untuk memperbaiki rezeki
adalah meningkatkan kualitas kasih sayang dalam keluarga.
Berlakulah lebih damai,
lalu perhatikan apa yang terjadi.
...........
Sahabat saya yang berbakat menyayangi,
Bangunlah persahabatan dengan setiap jiwa di keluarga Anda.
Sebuah kebersamaan yang tidak dibangun di atas sebuah persahabatan, akan menjadi sebuah istana pasir yang menunggu air pasang naik.
Ingatlah bahwa,
Bukan tidak cukupnya kasih sayang,
yang membuat sebuah kebersamaan itu tidak membahagiakan,
tetapi tidak cukupnya persahabatan.
*mario teguh*
berjanjilah untuk selalu jujur... =)
Thursday, November 26, 2009
kala itu
^^
november ceriaa...
takbir ini sangat menenangkan hati...hmm...walau hanya diisi oleh segelintir orang dirumah dan tanpa orangtua...tapi tentunya rasa sayang mereka sangat aku rasakan..
bagaimana kabarmu hari ini? bulan ini aku mengambil keputusan yang cukup berat bagiku...
dan akhirnya pun aku mengalami fase dimana aku pernah berada didalamnya tapi dengan lakon berbeda..
dimana aku berdiri kapan aku berlari bahkan ketika aku berada ditempat terasing, dia yang selalu temani..hmm..rasanya alasan itu yang tak pernah bisa diterima..tapi itulah aku dengan segala pemikiranku yang egois..
aku sudah berada di titik nyaman dan tak mau berpindah
aku sudah di ambang batas dimana aku tak mampu lagi jalani
dan aku sangat mengerti kamu akan paham atas keputusanku..
november ceria...
semoga tetap ceria...
makasih atas dukungan dan cinta selama ini mah pah, sekelumit ceritanya ni, semangat hidupnya mas, warna warni hidup kalian para sahabat..berkat itu..saia punya titel dibelakang sekarang...dan selamat datang sayang untuk dunia kita...
hmm..ketemu dan bersama lagi di GSP bsk Agustus '10...amin ^^
november ceriaa...
takbir ini sangat menenangkan hati...hmm...walau hanya diisi oleh segelintir orang dirumah dan tanpa orangtua...tapi tentunya rasa sayang mereka sangat aku rasakan..
bagaimana kabarmu hari ini? bulan ini aku mengambil keputusan yang cukup berat bagiku...
dan akhirnya pun aku mengalami fase dimana aku pernah berada didalamnya tapi dengan lakon berbeda..
dimana aku berdiri kapan aku berlari bahkan ketika aku berada ditempat terasing, dia yang selalu temani..hmm..rasanya alasan itu yang tak pernah bisa diterima..tapi itulah aku dengan segala pemikiranku yang egois..
aku sudah berada di titik nyaman dan tak mau berpindah
aku sudah di ambang batas dimana aku tak mampu lagi jalani
dan aku sangat mengerti kamu akan paham atas keputusanku..
november ceria...
semoga tetap ceria...
makasih atas dukungan dan cinta selama ini mah pah, sekelumit ceritanya ni, semangat hidupnya mas, warna warni hidup kalian para sahabat..berkat itu..saia punya titel dibelakang sekarang...dan selamat datang sayang untuk dunia kita...
hmm..ketemu dan bersama lagi di GSP bsk Agustus '10...amin ^^
Wednesday, November 18, 2009
bukan sebuah analogi
hem...
lagi2 aku hanya seorang aku yang penuh kekurangan,...
sebuah analogi ini datang lagi...dan aku sangat membencina...
harus seperti air yang jernih agar bisa berkaca dengan membaca sangat lurus..
satu ini...inilah karena aku memiliki sahabat2 terbaik..selalu dibalik lemah dan senangku..
dan akupun harus banyak belajar akan logika hidup yang memang sama sekali tak pernah kutemui sebelumna...
dan malam ini aku lemah...ingin menangis rasana...tak boleh tak boleh tak boleh...krn semangat itu tetap terpancar...sedikit obat atas kekecewaanku malam ni...
lagi2 aku hanya seorang aku yang penuh kekurangan,...
sebuah analogi ini datang lagi...dan aku sangat membencina...
harus seperti air yang jernih agar bisa berkaca dengan membaca sangat lurus..
satu ini...inilah karena aku memiliki sahabat2 terbaik..selalu dibalik lemah dan senangku..
dan akupun harus banyak belajar akan logika hidup yang memang sama sekali tak pernah kutemui sebelumna...
dan malam ini aku lemah...ingin menangis rasana...tak boleh tak boleh tak boleh...krn semangat itu tetap terpancar...sedikit obat atas kekecewaanku malam ni...
Subscribe to:
Posts (Atom)